Sabtu, Mei 2, 2026
Payungi.org
  • Login
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Kampung Anak Payungi
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • Catatan
  • News
  • Video
  • Registrasi
    • Sekolah Desa
  • Materi
  • Omset
  • Galeri Photo Payungi
No Result
View All Result
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Kampung Anak Payungi
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • Catatan
  • News
  • Video
  • Registrasi
    • Sekolah Desa
  • Materi
  • Omset
  • Galeri Photo Payungi
No Result
View All Result
Payungi.org
No Result
View All Result
Home Catatan

Sahabat Tercinta, Hifni Septina Carolina: Pejuang Ilmu, Cahaya Kehidupan

"Ia mengajarkan bahwa hidup bukan tentang panjangnya usia, tetapi dalamnya makna." - Ratu Vina Rohmatika

by Payungi
30 Juli 2025
in Catatan, In Memoriam: Hifni, Wes
Reading Time: 2min read
A A
0
Sahabat Tercinta, Hifni Septina Carolina: Pejuang Ilmu, Cahaya Kehidupan
Share on FacebookShare on Whatsapp

إنا لله وإنا اليه راجعون…
Inna lillāhi wa inna ilaihi rāji‘ūn. “Allah meminjamkan seorang hamba yang luar biasa kepada kami, lalu kini Ia memanggilnya kembali dengan penuh cinta. Maka kami hanya bisa mengucap istirja’, meski air mata belum berhenti jatuh.”

Sahabat kami tercinta, seorang dosen Biologi yang penuh cinta dan dedikasi, telah wafat di tahun 2025 dalam usia 37 tahun. Lahir tahun 1988, ia telah mengukir jejak kehidupan yang tidak hanya memberi makna, tapi juga membentuk jiwa-jiwa di sekelilingnya. Ia bukan hanya seorang akademisi, tapi seorang insan yang hidupnya berisi kebaikan demi kebaikan, perjuangan demi perjuangan, terutama untuk masyarakat dan hak-hak perempuan.

Ia hidup seperti sebatang pohon yang rindang: meneduhkan tanpa memilih siapa, dan menghidupkan tanpa banyak bicara. Kelembutan hatinya membalut setiap langkah. Ia tak pernah mengeluh, bahkan ketika kanker payudara diam-diam menggerogoti tubuhnya. Kami, orang-orang terdekatnya, tak tahu bahwa ia sedang menahan rasa sakit yang luar biasa, karena wajahnya selalu ceria, senyumnya tetap terpancar, dan tutur katanya tetap menyejukkan.

“Ketahuilah, bahwa dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh. Dan jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, itu adalah hati.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hatinya, sungguh, adalah hati yang baik. Ia mencintai ilmunya, tetapi lebih dari itu, ia mencintai umat. Ia menjadikan pengetahuan bukan hanya untuk mengejar gelar dan jabatan, tapi untuk mengubah kehidupan, untuk menjadi solusi, terutama bagi kaum perempuan. Ia turun langsung ke masyarakat, menjadi sahabat bagi ibu-ibu, adik bagi para gadis yang terpinggirkan, dan suara bagi mereka yang tak pernah didengar. Ia bicara tentang hak, kesetaraan, pendidikan, dan keadilan—namun dengan tutur kata yang lembut dan bijaksana.

“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati dan apabila orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan: ‘Salām.’”
(QS. Al-Furqān: 63)

Ia menjalani hidupnya dengan penuh keikhlasan. Bahkan saat sakit, ia memilih diam. Ia tak mau membebani siapa pun, tak ingin mengundang iba, tak pernah menyalahkan takdir. Ia percaya bahwa ujian adalah bentuk cinta dari Allah. Ia menjalani sakitnya dengan sabar, bahkan dengan senyum yang menenangkan kami, seolah berkata: “Aku baik-baik saja. Fokuslah pada perjuangan hidup kalian.”

Kami tahu, ia ingin meninggalkan dunia ini dalam keadaan ridha dan diridhai. Dan ia berhasil. Ia pergi dalam keadaan husnulkhatimah, meninggalkan cinta, kenangan, dan inspirasi.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
(HR. Ahmad, Thabrani, dan Daruquthni)

Dan ia, sahabat kami itu, adalah orang yang tidak hanya bermanfaat, tapi juga menginspirasi. Ia mengajarkan bahwa ilmu tanpa amal adalah sia-sia. Ia mengajarkan bahwa hidup bukan tentang panjangnya usia, tetapi dalamnya makna. Ia menunjukkan bahwa senyum adalah kekuatan, dan diam bisa menjadi bentuk ketabahan yang paling indah.

Kini, jasadnya memang telah berbaring tenang di peristirahatan terakhir. Namun nilai-nilai hidupnya masih bergema dalam hati kami. Semangatnya masih menyala dalam dada kami. Ia telah berpulang, tapi cahaya yang ia tinggalkan takkan pernah padam.

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata: ‘Tuhan kami adalah Allah’, kemudian mereka istiqamah, maka malaikat akan turun kepada mereka (dan berkata): ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.’”
(QS. Fushshilat: 30)

Wahai sahabatku,
Kini engkau telah tiba di tempat yang kekal. Biarkan kami terus menyebut namamu dalam doa, menghadiahkan Al-Fatihah dalam setiap sujud panjang kami, dan meneruskan perjuanganmu dengan cinta dan ilmu.

Semoga Allah ﷻ mengampuni segala dosamu, melipatgandakan pahala amal-amalmu, dan membalas semua perjuangan serta kesabaranmu dengan syurga terbaik di sisi-Nya.

اللهم اغفرلها وارحمها واجعل الجنة
مأواها واجعل قبرها روضة من رياض الجنة

Ya Allah, ampunilah sahabat kami, rahmatilah dia, jadikan surga tempat kembalinya, dan jadikan kuburnya taman dari taman-taman surga.

Aamiin, Yā Rabbal ‘Ālamīn.

Ratu Vina Rohmatika

ShareSendShare

Discussion about this post

TENTANG KAMI

Payungi hadir atas inisiatif warga berdaya yang percaya perubahan bisa dilakukan dengan gotong royong.

Alamat: Jl. Kedondong, Yosomulyo, Kec. Metro Pusat, Kota Metro, Lampung 34111

Kontak: 0812-7330-7316

LOKASI PAYUNGI

  • Bank Sampah
  • Kampung Bahasa
  • Kampung Kopi
  • Pasar Payungi
  • Payungi Media
  • Payungi University
  • Pesantren Wirausaha
  • Pusat Studi Desa

© Payungi - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Kampung Anak Payungi
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • Catatan
  • News
  • Video
  • Registrasi
    • Sekolah Desa
  • Materi
  • Omset
  • Galeri Photo Payungi

© Payungi - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In