Sebagai mahasiswa baru saat itu, saya masih teringat sosok yang begitu lekat dalam kenangan kami, Miss Hifni, begitu kami biasa memanggilnya. Beliau adalah salah satu dosen Prodi Tadris Biologi IAIN Metro. Jumlah dosen kami memang tak sebanyak prodi lain, sehingga kami semua begitu dekat dan akrab.
Bagi kebanyakan masyarakat Metro, nama beliau mungkin tak lagi asing. Beliau adalah istri dari Pak Dharma Setiawan, founder Payungi Metro, dan seorang tokoh perempuan yang terus bergerak. Miss Hifni dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan akademik. Ia juga merupakan founder WES, Women Environment Studies, sebuah inisiatif yang mencerminkan kepeduliannya terhadap perempuan dan isu lingkungan.
Dalam pandangan saya, Miss Hifni adalah pribadi yang ada saja gebrakannya. Beliau memang bukan dosen pembimbing skripsi, namun perannya begitu besar dalam membantu dan memberi masukan. Saya sangat berterima kasih kepada beliau, karena selama menjadi mahasiswa, sering diikutkan dalam berbagai kegiatan, seperti membantu borang akreditasi, menyusun OJS jurnal SETARA, hingga kegiatan akademik lainnya, bahkan ketika saya sudah menjadi alumnipun saya masih berinteraksi dengan beliau. Hal tersebut tentunya menjadi pengalaman yang tak pernah terlupakan bagi saya.
Masih teringat terakhir kali bertemu beliau. Saat itu, saya diajak untuk makan bersama dosen-dosen Prodi Tadris Biologi di kediaman beliau. Miss Hifni baru saja pulang dari umrah. Saya sedikit terkejut melihat sosoknya yang nampak lebih kurus dari biasanya. Namun, seperti biasa ia tetap penuh senyuman, seakan meyakinkan kami bahwa semua baik-baik saja. Bahkan, di balik itu semua, beliau tetap bersemangat melanjutkan studi doktoralnya di Bandung, sebuah bukti betapa besar cintanya beliau terhadap ilmu.
Saya begitu kagun dengan perjuangan dan dedikasinya. Ilmu yang beliau berikan, baik di dalam maupun di luar perkuliahan, akan selalu menjadi bekal berharga. Masih sulit rasanya percaya, bahwa suara yang masih terasa lekat dan sosok yang begitu hangat, kini telah pergi mendahului kami.
Selamat jalan Miss Hifni. Sosokmu tetap hidup di hati kami. Semoga Allah menempatkan engkau di surga terbaik-Nya. Terima kasih atas semua ilmu, motivasi, dan teladan yang engkau wariskan.
Akhmad Syaferi

Discussion about this post