Kamis, Maret 5, 2026
Payungi.org
  • Login
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Kampung Anak Payungi
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • Catatan
  • News
  • Video
  • Registrasi
    • Sekolah Desa
  • Materi
  • Omset
  • Galeri Photo Payungi
No Result
View All Result
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Kampung Anak Payungi
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • Catatan
  • News
  • Video
  • Registrasi
    • Sekolah Desa
  • Materi
  • Omset
  • Galeri Photo Payungi
No Result
View All Result
Payungi.org
No Result
View All Result
Home Catatan

Jauh di Mata Dekat di Doa bersama Hifni Septia Carolina

"Tanpa disadari kepergian Mbk Hifni melahirkan keberdayaan pada orang lain untuk bisa melakukan kebaikan sebaik-baiknya dan seluas-luasnya." - Shofi Puji Astiti

by Payungi
2 Agustus 2025
in Catatan, In Memoriam: Hifni
Reading Time: 3min read
A A
0
Jauh di Mata Dekat di Doa bersama Hifni Septia Carolina
Share on FacebookShare on Whatsapp

Sejak mengenal Mbk Hifni dan Mas Dharma tahun 2016 di Jogja, berkat Mbk Yu Aisyah dan Mas Heri. Mereka merupakan pasangan couple goals mubadalah yang sangat menginspirasi saya yang pada saat itu masih menjemput jodoh.

Sejak awal mengenal Mbk Hifni langsung dapat chemistry-nya, mungkin karena Mbk Hifni sepengetahuan saya memiliki tipe kepribadian plegmatis dengan ciri-ciri tenang, santai, mudah berteman dengan siapapun, dan pendengar yang baik.

Walaupun pertemuan di Jogja sangat singkat, namun sangat mengesankan sehingga berlanjut hingga sekarang. Alhamdulillah berkah acara mubadalah akhirnya kita sering dipertemukan dalam kegiatan walaupun secara online, namun membuat kita semakin akrab. Mbk Hifni selalu menginspirasi saya, sejak pertama kenal dan ketemu. Sosok pembelajar yang baik, setiap gagasannya selalu melahirkan karya nyata, baik berupa tulisan populer, jurnal, podcast, acara pelatihan, berupa gerakan sosial, atau lainnya.

Dari rencana dalam obrolan pada saat ketemu pertama dan terakhir pada tahun 2016 saya mengamati, menyaksikan semua direalisasikan dengan baik, saya menyebutnya hal tersebut berkah pernikahan yang setara dalam mubadalah.

Karena yang saya tahu mas Dharma sosok suami yang mubadalah dalam berelasi dengan istrinya Mbk Hifni. Sama-sama sosok pasangan satu frekuensi yang mengupayakan tumbuh, berdaya, bermanfaat seluas-luasnya bersama-sama. Bukan relasi suami istri yang paling namun saling.

Mbk Hifni dan Mas Dharma setiap berpergian, ditempat baru, ketemu orang baru, selalu disambut dengan munculnya ide baru dan berpikir bagaimana caranya agar bisa diterapkan di tempat tinggalnya. Dalam berelasi dengan orang barupun selalu dijaga sebaik mungkin, dengan meminta nomer HP dan berteman di media sosial, kemudian saling berbagi ilmu pada orang lain seluas-luasnya.

Mbk Hifni Perempuan Bersahaja, Perempuan Berdaya, Perempuan Mulia.

Walaupun baru pertama ketemu secara langsung, karena jarak yang belum memungkinkan Salatiga dan Lampung namun rasanya seperti sering berjumpa. Karena Mbk Hifni selalu ada untuk saya, Mbk Hifni teman curhat yang baik, teman diskusi yang asik, dan teman mencari solusi serta inspirasi yang keren.

Sejak sama-sama menjadi anak ideologis dan kontributor Mubadalah pada zamannya. Mbk Hifni setiap minggunya tidak hanya satu karya yang terbit yang membuat saya selalu bertanya-tanya, “Mbak saya belum punya ide, belum punya inspirasi, dan bingung membagi waktu.” Mbk Hifni selalu hadir membawa ide yang bisa saya realisasikan, yang akhirnya saya mendadak rajin menulis, semangat berbenah dan mencari peluang yang bisa saya realisasikan di Salatiga.

Ketika Mbk Hifni membuat Payungi dan beragam kegiatan bersama Mas Dharma saya selalu aktif bertanya, “Mbak berbagi cerita dong merintis Payungi dll.” Yang akhirnya saya memberanikan diri untuk merintis Asrama Tashfiyatul Qulub.

Sejak saya mengelola pondok mahasiswa milik guru saya Prof. Mansur dan merintis asrama mahasantri Tashfiyatul Qulub, Mbk Hifni selalu hadir memberikan doa, dukungan, masukan, arahan, dan apresiasi yang tulus. Keterlibatan Mbk Hifni semakin nyata, walaupun via online. Pada saat saya mentok tidak punya ide, Mbk Hifni selalu hadir menawarkan ide yang bisa diterapkan di asrama TQ. Berikut salah satu karya mahasantri TQ atas saran Mbk Hifni ketika kunjungan ke perpusda. Mahasantri saya beri tugas untuk membuat video berupa ajakan membaca buku, ajakan mengadakan kegiatan di perpusda, dll.

Ketika saya ada masalah Mbk Hifni hadir menenangkan, dan mencoba mencari alternatif penyelesaian masalah. Menyempatkan waktu untuk mendengarkan curhat saya sampai saya benar-benar lega.

Dengan kebersahajaan, berdayanya Mbk Hifni walaupun sakit, tidak pernah cerita kalau sakit, tidak pernah mengeluhkan sakit. Padahal saya sering komunikasi namun saya tidak tahu kalau Mbk Hifni sakit.

Terakhir saat saya mau telepon, Mbk Hifni bilang WA saja karena lemas, saya kira sakit biasa akhirnya saya WA-nan dan mendoakan kesembuhan namun tidak ada perasaan yang aneh. Tak lama kemudian mendapatkan kabar yang begitu mengejutkan kalau Mbk Hifni telah meninggal, tentu membuat saya khususnya dan orang lain umumnya sangat kehilangan, tidak menyangka. Namun kami bersaksi walaupun usia Mbk Hifni masih muda, bekal kebaikannya seluas samudera.

Dengan banyaknya para guru, serta orang yang mengenal atau tidak mengenal Mbk Hifni secara langsung namun merasakan kepergiannya, merasakan kehadirannya yang tulus selama hidup menjadikan Mbk Hifni perempuan mulia. Kehadirannya membawa anugerah, membawa semangat, membawa kedamaian dan kebahagiaan. Tanpa disadari kepergian Mbk Hifni melahirkan keberdayaan pada orang lain untuk bisa melakukan kebaikan sebaik-baiknya dan seluas-luasnya. Kami akan selalu mendoakan untukmu Yu, jauh di mata dekat di doa.

Shofi Puji Astiti

ShareSendShare

Discussion about this post

TENTANG KAMI

Payungi hadir atas inisiatif warga berdaya yang percaya perubahan bisa dilakukan dengan gotong royong.

Alamat: Jl. Kedondong, Yosomulyo, Kec. Metro Pusat, Kota Metro, Lampung 34111

Kontak: 0812-7330-7316

LOKASI PAYUNGI

  • Bank Sampah
  • Kampung Bahasa
  • Kampung Kopi
  • Pasar Payungi
  • Payungi Media
  • Payungi University
  • Pesantren Wirausaha
  • Pusat Studi Desa

© Payungi - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Gerakan
    • Pasar Payungi
    • Pusat Studi Desa
    • Kampung Anak Payungi
    • Pesantren Wirausaha
    • WES
    • Payungi University
    • Bank Sampah
    • Kampung Bahasa
    • Payungi Media
    • Kampung Kopi
  • Gagasan
  • Catatan
  • News
  • Video
  • Registrasi
    • Sekolah Desa
  • Materi
  • Omset
  • Galeri Photo Payungi

© Payungi - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In