Siang Itu,…. Tepatnya hari senin tanggal 28 Juli 2025, sekitar pukul 13.50 Hp ku tiba-tiba berbunyi,,,,,
Nduk nduk… Nduk… Ndukkkk… (Sambil menangis setengah menjerit).
Iya Bu kenapa,..ada apa Bu? tanyaku pada beliau salah satu sahabat orang tuaku yang ikut gelaran Di ☔.
Ndu ndukkk…. Kancamu kancamu, Hifni nduk, hifni, iya kenapa Hifni Bu, Hifni wes gak enek ( dengan bahasa jawanya yang totok)
Seketika q langsung Terdiam,,,, Air mata seketika tumpah, kakiku gemetaran, Dadaku berasa sesak, bagai mimpi di siang Bolong.
Seketika itu kami langsung bersiap bergegas dengan langkah terburu buru, sampai saya lupa jika kaki ini yang sakit bisa jalan dengan cepatnya diluar nalar. Dan ketika di mobil dengan nada memelas q memohon kepada ayahnya untuk cepat bawa mobilnya, q pengen melihat Hifni terkhir kalinya😭😭😭😭
Ketika sampai di rumah Duka, Masyaallah…. Betapa semakin Haru ketika pelayat yang datang begitu banyaknya. Kami semakin yakin kalo mbak Hifni itu orang baik yang dicintai oleh banyak orang🩷
~Jadi Teringat ketika awal Beliau panggil saya dengan Sebutan ” MBAK YU”….dan Anakku memanggilnya “BU HIFNI”………. 😭
Ketika itu waktu Gelaran payungi, sengaja kami kesana untuk ber kuliner sambil silaturohmi ke keluarga kami yang ada di metro.
Kami menikmati pasar dengan aneka kuliner yang bervariasi, mulai dari jajanan Tradisional sampai yang kekinian.
Kami liat begitu banyak sekali pengujung yang menikmati pasar payungi, ditengah Keramaian tiba-tiba terdengar suara Mbak Yu……. , Yu mbak Yu……Suara itu terdengar dari kejauhan yang samar lirih,lembut yang menyapaku dengan penuh keramahan dan kehangatan.
Seketika itu ku balikan badan dan ku melihat wanita cantik itu adalah Mbak Hifni Istri dari sahabat kami Mas Dharma setiawan.
Beliau mengajakku untuk duduk diteras belakang Rumahnya, Beliau menunjukkan perpustakaan pojok Baca payungi. Dan bercerita ngalor ngidul Bab payungi. ” Alya… Mau baca apa, Bu Hifni punya buku cerita bagus lo, sapanya kepada anak kami. Sini kita baca bareng-bareng ya.
Tak lama berselang ada banyak pengunjung yang membaca di perpustakaan payungi, dengan Ramahnya beliau berinteraksi dengan pengunjung.
Saya melihat, mengamati, Betapa luar biasanya perempuan ini, sosok yang mampu mensuport suaminya dan ikut terjun bersama menjadi kader Penggerak, ditengah aktifitas beliau yang luar biasa, Dosen, Mahasiswa dan seorang Istri.
Berapa Bulan kemudian…..
Assalamualaikum….. Mbak Yu….
Waalaikumsalam…. Jawabku.
Ya Allah suara lembut itu ternyata Hifni, Dengan bahagianya kusambut kedatangannya.
Mbak Yu……sudah ya ku penuhi janjiku kerumah mu to q, jadi gak ada janji lagi ya sambil tertawa lembut.
Alhamdulillah q seneng banget pake banget dirimu kesini meski gak sama Si Bos Dharma ujarku.
Tak perlu basa-basi perempuan hebat itu yang menginspirasi banyak orang, yang menjadi mentor motivator dimana mana, tapi ketika beliau kerumah dan mengangapku mbaknya, tanpa sungkan ku ajak untuk masak didapur bersama. Kita masak apa ya enaknya, apa….” Kita Bakar ikan Yuk sambil Nyambel Terasi , ngulop, Nyayur asem, hemmm mantep koyone yo.
Si Iqbal ( adek mbak Hifni) Dari kejauhan menjawab..Joss mbak.
Lagi dan lagi ketika malam. Tiba kami berbincang di meja makan Kami Kagum dengan proses panjang yang beliau lalui dengan mas Dharma, Beliau bercerita dari mulai Payungi berdiri, sampai ada Payungi University, Wes Payungi, Dll…. Q benar-benar terpana oleh ide idenya, kekuatan hatinya, kelembutan jiwanya yang bisa menjadi Penggerak warga disekitarnya.
Huffff… Tak terasa ketika ketika saya nulis ini air mata saya menetes ,. Saya berharap kemaren itu mimpi, tapi sayapun harus bangun dari mimpi bahwa Sahabat kami yang kami cintai, kami banggakan benar-benar sudah tidak bersama kami lagi disini.
Meski begitu Nilai-nilai kebaikan yang kau tanamkan akan selalu hidup dan menjadi ladang Amal Jariyahmu selamanya .
Terimakasih telah singgah di hati kami, telah memanggil Aku dengan sebutan Mbak Yu… Sebutan sederhana tapi penuh cinta darimu. 😭😭
Oya… Ada salam sikecil untuk Ibu Hifni.
Adek Alya Sayang Ibu Hifni, kata Adek Alya Ibu Hifni orang baik,
suka bawain Jajan Buanyakkkkkkk….Bunda.
Dan ketika kami memberitahunya Bahwa Ibu Hifni sudah gak bisa bersama kita.
Dari mulutnya yang Mungil. Berkata ” BUNDA…. IBU HIFNI…itu Sudah di Syurga sama Allah. “🤲
Selamat Jalan Sahabatku… 😭😭😭
Kebaikanmu akan kami kenang dan jadi pembelajaran berharga bagi kami.😘
Septiani Selly Susanti
STAI Darussalam Lampung

Discussion about this post