Teruntuk Sahabat Teristimewa, Hifini Septina Carolina, M.Pd
Engkaulah cerminan nyata dari sosok perempuan hebat—anggun, kuat, dan penuh wibawa. Pertemuan pertama kita terjadi saat awal pengangkatan CPNS tahun 2018.
Kita sama-sama mengemban tugas mulia sebagai pendidik,
Dosen di satu-satunya kampus negeri di Kota Metro.
Kesan pertamaku tentangmu begitu membekas.
Kau hadir dengan keramahan yang hangat,
Tutur katamu lembut, senyummu meneduhkan,
Dan sikapmu memancarkan ketulusan.
Kau bukan hanya pendidik,
Namun juga inspirasi yang hidup.
Kau membangun WES (Women and Environment Studies)—
Sebuah komunitas revolusioner yang menjadi ruang belajar, bertumbuh,
Dan bergerak bagi perempuan.
Melalui WES, perempuan diajak berdaya bersama,
Saling menguatkan, dan menabur manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Di balik semua itu, kau tetap rendah hati. Bahkan di saat sakitmu datang,
Bukan kesedihan yang kau tunjukkan,
Tapi semangat untuk tetap berbagi,
Menjadi inspirasi dalam gaya hidup sehat,
Mengajak banyak orang untuk lebih peduli pada tubuh dan jiwa mereka.
Ah, betapa banyak yang dibuat kagum oleh kecerdasan dan kekuatanmu.
Kau adalah perempuan luar biasa.
Tahun 2020 membawa kita ke dalam lingkaran yang lebih erat—
Sebuah grup promil, dengan harapan yang sama:
Menjadi ibu, menerima amanah suci dari Sang Pencipta.
Di dalamnya, kita saling menguatkan.
Meski berasal dari latar belakang yang berbeda,
Namun cinta, harap, dan do’a-do’a kami berpadu dalam satu frekuensi.
Di sanalah aku makin mengenalmu,
Satu usia denganku, namun terasa kau jauh lebih dewasa dan bijaksana.
Dalam setiap pertemuan,
Tak sekalipun kau tampakkan kesedihan,
Tak sedikit pun terlihat lelah atau putus asa.
Yang kau bagi hanya senyum, semangat, dan aura positif.
Bahkan ketika tubuhmu melemah,
Kau tetap ingin tampil kuat di hadapan kami semua.
Hingga akhirnya, Sang Pemilik Hidup memanggilmu kembali.
Kabarnya datang begitu tiba-tiba.
Dadaku sesak, hatiku terisak.
Tak mudah menerima kepergianmu,
Sahabat yang begitu berarti.
Namun aku percaya, Allah lebih mencintaimu.
Aku datang ke rumah duka,
Menjadi bagian dari barisan yang menghantarkanmu,
Menyolatkan dan mendoakanmu dengan sepenuh jiwa.
Aku bersaksi, engkau orang baik, mbak Hifni.
Semoga Allah tempatkan engkau di tempat yang paling indah,
di sisi-Nya yang penuh rahmat.
Dengan penuh cinta dan duka, Nur Indah Rahmawati

Discussion about this post