Hifni, Perempuan yang Menjadi Rumah dan Tak Pernah Pergi dari Hati
Aku selalu merasa cukup kuat untuk menghadapi perpisahan. Tapi entah mengapa, saat mataku menangkap kalimat, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,”...
Aku selalu merasa cukup kuat untuk menghadapi perpisahan. Tapi entah mengapa, saat mataku menangkap kalimat, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,”...
Tahun 2004, awal diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi, adalah hal baru untuk diterapkan pertama kalinya. Kebetulan, aku sebagai guru Matematika mendapat...
“Senyum adalah pesan kebahagiaan yang mudah sampai ke hati, jangan menunggu kebahagiaan untuk bisa tersenyum, tapi tersenyumlah untuk menjemput kebahagiaan...
Beberapa orang hadir ke dunia, tidak untuk menjadi pusat perhatian, tetapi untuk memberi arah dan juga penerang. Mereka hidup dengan...
Sepuluh tahun yang lalu, ketika kami pertama kali bertemu dalam kumpulan pejuang garis 2, saya tidak menyangka akan bertemu dengan...
Oleh: Nawang Wulandari Aku terlalu lama denial, mencoba meyakinkan diri jika ini hanya mimpi, aku kosong, melompong hilang isi.. Aku...
Oleh: Siti Zulaikha ياَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَىِٕنَّةُۙ ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً فَٱدْخُلِى فِى عِبَٰدِى وَٱدْخُلِى جَنَّتِى Wahai jiwa yang tenang!...
Setiap orang yang kita temui dalam hidup memiliki potensi untuk mengubah arah perjalanan kita, dan bagi saya, Bu Hifni Septina...
Awal aku mengenal Mba Hifni adalah ketika aku tau bahwa beliau, Mas Dharma, Mba Ais, Mas Heri, dan suamiku (yang...
Tidak semua kisah bahagia ditulis dengan utuh. Ada cinta yang justru terasa lebih dalam saat ditulis dengan air mata, perjuangan,...
© Payungi - All Right Reserved