Sepuluh tahun yang lalu, ketika kami pertama kali bertemu dalam kumpulan pejuang garis 2, saya tidak menyangka akan bertemu dengan...
Read moreOleh: Nawang Wulandari Aku terlalu lama denial, mencoba meyakinkan diri jika ini hanya mimpi, aku kosong, melompong hilang isi.. Aku...
Read moreOleh: Siti Zulaikha ياَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَىِٕنَّةُۙ ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً فَٱدْخُلِى فِى عِبَٰدِى وَٱدْخُلِى جَنَّتِى Wahai jiwa yang tenang!...
Read moreSetiap orang yang kita temui dalam hidup memiliki potensi untuk mengubah arah perjalanan kita, dan bagi saya, Bu Hifni Septina...
Read moreAwal aku mengenal Mba Hifni adalah ketika aku tau bahwa beliau, Mas Dharma, Mba Ais, Mas Heri, dan suamiku (yang...
Read moreTidak semua kisah bahagia ditulis dengan utuh. Ada cinta yang justru terasa lebih dalam saat ditulis dengan air mata, perjuangan,...
Read moreJum'at tanggal 27 Juni lalu, tidak kusangka ternyata menjadi pertemuan terakhirku dengannya. Aku merasa menjadi sahabat yang sangat buruk. Beliau...
Read moreAda yang mati tapi menang dan ada yang hidup tapi kalah "Ada yang mati tapi menang dan ada yang hidup...
Read moreSejak mengenal Mbk Hifni dan Mas Dharma tahun 2016 di Jogja, berkat Mbk Yu Aisyah dan Mas Heri. Mereka merupakan...
Read moreAku tidak pernah menyangka bahwa pertemuan kami yang singkat bisa meninggalkan ruang sebesar ini dalam hati. Bebs Hifni — begitu...
Read more© Payungi - All Right Reserved